Vilnius, Sungguh Eksotis

Perjalanan Juicytrip terhenti di sebuah alun-alun kecil di pusat sebuah kota tua. Atmosfer itu membekukan langkah walaupun udara tak begitu hangat bagi orang tropis seperti Juicytrip. Bangunan-bangunan tua yang eksotis dan juicy itu mengelilingi Juicytrip, ubin-ubin batu berusia berabad-abad masih tertata rapi, orang-orang duduk di bangku taman, di kafe trotoar yang begitu hidup.

Ya, itulah sepenggal suasana di sebuah kota tua di Vilnius, Lithuania. Sebuah saksi bisu peradaban Eropa yang masih kokoh berdiri dan seolah ingin menunjukkan kepada siapa saja bahwa kota itu telah melihat berbagai peristiwa-peristiwa dan menjadi saksi peradaban di masa lalu, perkembangan kebudayaan dan sejarah dari perang dunia I, II, jaman pendudukan Soviet hingga negara itu merdeka.

Suasana di depan Vilnius Town Hall
Suasana di depan Vilnius Town Hall

Mungkin tidak banyak orang tahu tentang kota ini. Pesona Eropa selama ini terkesan hanya melulu Roma (Italia), Amsterdam (Belanda), Vienna (Austria), Praha (Republik Czech) atau Sibiu (Romania). Vilnius adalah ibu kota negara Lithuania, sebuah negara kecil di Eropa tengah yang berbatasan dengan Polandia, Latvia dan Belarusia. Walaupun negara kecil, Lithuania sangat worthed untuk dikunjungi, terlebih bagi siapa saja yang menyukai suasana kota tua khas Eropa dan keindahan alamnya.

Lika-liku Vilnius Old Town
Lika-liku Vilnius Old Town

Pagi itu, saat Juicytrip menginjakkan kaki di kota ini, lonceng-lonceng gereja-gereja berdentang bersahutan seakan menyambut kedatangan Juicytrip. Sungguh merdu dan menenangkan hati di hari yang bakalan panjang. Hari ini matahari diperkirakan akan tenggelam sekitar pukul 10 malam, hal yang biasa pada musim panas di sini.

Musim panas di Lithuania
Musim panas di Lithuania

Musim panas adalah waktu yang sangat berharga untuk menikmati suasana di Eropa. Wajar saja jika pada sore hari banyak keluarga kecil sekadar berjalan-jalan menyusuri kota dan sekelompok anak muda bermain musik di taman. Para pekerja pun tidak langsung pulang ke rumah, mereka pergi ke kafe-kafe trotoar di kota tua yang sengaja dibuat tenda-tenda khusus pada musim panas. Bertemu dan ngobrol dengan teman-teman, minum kopi dan makan malam bersama sungguh hal yang patut untuk dinikmati.

Cafe di Old Town
Cafe di Old Town

Kota tua Vilnius merupakan salah satu kota tua terluas di Eropa yang dibangun mulai abad ke-14. Kawasan ini memiliki luas sekitar 5,59 KM2 dan didalamnya terdapat 1.487 bangunan. Beberapa referensi menyebutkan bahwa Vilnius Old Town memiliki keistimewaan yang membuatnya berbeda dimana gaya arsitektur besar Eropa berdiri berdampingan, sebut saja gaya Gothic, Renaissance, Baroque, atau Neo Classic. Tidak mengherankan jika kawasan ini dimasukkan dalam UNESCO World Heritage list No. 451 pada tahun 1994.

Menara Katedral
Menara Katedral

Berbagai bangunan terkenal (landmark) selalu mengundang wisatawan untuk mengambil gambar maupun sekadar menikmati keindahan arsitekturnya. Beberapa bangunan yang harus dikunjungi adalah Katedral, Gediminas Castle, Vilnius University, kawasan Gate of Dawn, Gereja St. Casimir, Gereja St. Theresa, Gereja St. Anne – konon sangat dikagumi oleh Napoleon Bonaparte dan kawasan Uzupis.

Gereja St Anne
Gereja St Anne

Kota tua ini juga menyediakan tempat peziarahan batin bagi umat Katholik dari seluruh dunia. Selain karena banyaknya jumlah bangunan gereja, Vilnius juga menjadi tempat bersejarah bagi umat Katholik. Sebut saja Gereja Kerahiman Ilahi tempat disemayamkannya lukisan Kerahiman Ilahi yang telah diwahyukan oleh Tuhan Yesus kepada Santa Faustina. Selain itu ada pula Kapel Gate of Dawn dimana terdapat lukisan Bunda Maria yang telah ada sejak abad ke-16. Tempat ini juga dikunjungi oleh Santo Yohanes Paulus II pada tahun 1993.

Kawasan di sekitar Kapel Gate of Dawn
Kawasan di sekitar Kapel Gate of Dawn
Gereja Kerahiman Ilahi
Gereja Kerahiman Ilahi

Bagi Juicytrip, berjalan kaki menyusuri gang-gang kecil diantara bangunan tua adalah sebuah sensasi menikmati kota tua. Selain itu, melihat kota tua dari atas juga memberikan sensasi lain dan sangat cocok diabadikan dengan kamera. Ada tiga tempat yang paling bagus untuk menikmati kawasan Vilnius Old Town dari atas, yaitu dari Bukit Tiga Salib (Hill of Three Crosses), puncak Gediminas Castle dan puncak menara gereja di Vilnius University.

Pemandangan Vilnius Old Town dari Bukit Tiga Salib
Pemandangan Vilnius Old Town dari Bukit Tiga Salib

Untuk menyusuri kawasan ini memang membutuhkan ekstra energi. Wisatawan dapat memilih untuk berjalan kaki, menyewa sepeda, atau Segway. Saya sendiri memilih untuk berjalan kaki karena lebih fleksibel dan mudah untuk menelusup di gang-gang kecil.

Penyewaan sepeda
Penyewaan sepeda

Diperperlukan waktu seharian untuk mengitari Vilnius Old Town. Capek pun tak terasa dibandingkan sensasi yang menakjubkan mengelilingi dan tersesat di dalam kota tua. Tak ketinggalan dan wajib untuk dicoba, apa lagi jika bukan kuliner! Menikmati makanan lokal di kafe trotoar seperti halnya penduduk setempat menutup petualangan Juicytrip hari ini. Tak lupa Juicytrip mencoba minuman khas yang populer di masa musim panas ini.

Senja dan gereja St. Anne
Senja dan gereja St. Anne

Vilnius, kota ini sungguh eksotis. Juicytrip ingin kembali kesini.

Happy Traveling!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *