Bertemu Ikan Dewa di Cibulan: Wisata Kuningan (5 – habis)

Pernahkan anda mendengar tentang ikan dewa? Ikan milik dewa? Atau ikan yang bernama ikan dewa? Cukup rumit jika dijelaskan panjang lebar, namun intinya ikan dewa adalah jenis ikan sungguhan yang dikeramatkan. Adalah di kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tempat ikan dewa berada dengan segala mitos dan legenda yang menempelnya. Tepatnya di sebuat destinasi bernama Situs Tujuh Sumur Cibulan (kadang disebut juga Obyek Wisata Cibulan atau Situs Cibulan Kuningan), anda dapat melihat dan berenang dengan ikan dewa yang jinak dan bersahabat.

Pagi itu setelah mengunjungi Taman Purbakala Cipari, saya menumpangi angkota warna kuning merah menuju ke Taman Cirendang/ pertigaan Cigugur. Dari situ saya melanjutkan perjalanan dengan angkot nomor 3 menuju ke situs Cibulan yang terletak di desa Manis Kidul, kecamatan Jalaksana, Kuningan. Sebelumnya saya sempat berselancar di jagad maya dan menemukan informasi tentang situs Cibulan. Rupanya situs ini lumayan kondang di Kuningan dan menjadi salah satu komoditas utama pariwisata kabupaten yang berlambang kuda ini.

Gerbang masuk ke obyek wisata Cibulan
Gerbang masuk ke obyek wisata Cibulan

Jika dibandingkan dengan film Ada Apa Dengan Cinta (AADC), misalnya, maka apalah artinya AADC tanpa mbak Dian Sastro. Begitu pula dengan situs Cibulan, apa artinya Cibulan tanpa ikan dewa. Keberadaan ikan dewa yang secara awam disebut Ikan Kancra Bodas (Labeobarbus dournesis) tidak dapat dipisahkan dari destinasi Cibulan karena ikan inilah daya tarik utamanya.

Ikan Kancra Bodas yang disebut juga Ikan Dewa
Ikan Kancra Bodas yang disebut juga Ikan Dewa

Hal yang bisa dilakukan di sini adalah berenang dengan ikan dewa. Obyek wisata yang diresmikan pada tahun 1939 ini memiliki dua kolam besar yang sangat jernih airnya. Kolam pertama berada tepat di depan pintu masuk dan berkedalaman 60cm dan 120cm. Sedangkan kolam kedua terletak di samping kolam pertama dan berkedalaman 200cm. Jika dilihat dari atas, maka kedua kolam tersebut akan membentuk letter “L”. Pengunjung dapat menyewa ban untuk berenang di lapak-lapak dekat kolam. Selain itu ada pula ruang ganti pakaian yang telah disediakan oleh pengelola.

Kolam renang umum yang sangat jernih dan sejuk airnya.
Kolam renang umum yang sangat jernih dan sejuk airnya.

Berbicara masalah ikan dewa, sebuah cerita legenda telah lama ada di kalangan masyarakat setempat. Konon ikan-ikan dewa yang ada di kabupaten Kuningan ini merupakan perwujudan dari prajuritnya Prabu Siliwangi. Konon, karena membangkang, sang Prabu mengutuk prajuritnya menjadi ikan kancra bodas seperti yang terlihat sekarang di kolam Cibulan dan Cigugur. Menurut masyarakat setempat, jumlah ikan-ikan disini selalu sama dari tahun ke tahun meskipun tidak diketahui jumlah pastinya.

Ikan dewa terlihat dari atas
Ikan dewa terlihat dari atas

Kolam yang selalu jernih ini sengaja dikuras setiap seminggu sekali dan uniknya saat pengurasan kolam, ikan-ikan kancra bodas tersebut akan hilang dan dipercaya berbindah secara gaib ke kolam lain di daerah Cigugur. Ke-keramatan ikan semakin kuat karena barang siapa mengambil atau mengganggu ikan di sini, maka dia akan mendapatkan bencana.

Satu hal yang membuat saya heran adalah kejinakan ikan-ikan ini. Para pejalan bisa memberi makan berupa ikan kecil (yang dapat dibeli di situ) atau makanan manusia seperti roti dan biscuit. Saking jinaknya, pengunjung dapat berenang dengan ikan-ikan ini. Bahkan anda dapat berfoto dengan sang ikan dengan bantuan pawangnya. Seperti di gelanggang samudra di Ancol, Cibulan dapat menampilkan atraksi dicium ikan dewa.

Dicium ikan dewa
Dicium ikan dewa

Selain kolam ikan dewa, di situs Cibulan juga terdapat petilasan Prabu Siliwangi yang dikenal dengan nama Tujuh Sumur Cibulan, nama ini pula yang menjadi judul papan petunjuk arah di jalan utama. Tujuh sumur ini berupa tujuh mata air yang tak pernah berhenti mengalir meski di musim kemarau. Dan ketujuh mata air ini dikategorikan keramat karena dulu dipakai sebagai tempat istirahat dan bersemedinya Prabu Siliwangi saat kembali dari perang Bubat. Barang siapa percaya, ketujuh mata air ini dipercaya membawa berkah dan segala permohonan dapat dikabulkan.

Prasasti situs tujuh sumur
Prasasti situs tujuh sumur

Sumur ke-3 dari 7 sumur yang ada
Sumur ke-3 dari 7 sumur yang ada

Sumur ke-6
Sumur ke-6

Tiket masuk ke kawasan Cibulan pada Juli 2015 adalah Rp.15.000 dan untuk memasuki situs tujuh sumur, anda dapat memberi sumbangan sukarela. Pun demikian dengan atraksi dicium ikan, anda dapat memberi ongkos sukarela kepada sang pawang ikan.

Loket masuk
Loket masuk

Cibulan berada di desa Manis Kidul, kecamatan Jalaksana, Kuningan dan mudah dijangkau dengan angkutan umum. Lokasinya yang dekat jalan utama Cirebon – Kuningan dan keberadaan papan petunjuk yang jelas, membuat Cibulan tidak susah dicari.

Plang petunjuk arah di jalan utama
Plang petunjuk arah di jalan utama

Ke Kuningan tanpa ke situs Cibulan Kuningan bagai ke Jakarta tanpa ke Monas. Meskipun masih banyak destinasi wisata di Kuningan, namun saya tidak sempat mengunjungi semuanya. Demikian seri tulisan mengenai destinasi wisata di Kuningan. Semoga bermanfaat dan selamat bertualang di Kuningan.

video ikan dewa:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *