Landmark Wisata Paling Populer di Indonesia

Saat bertamasya ke sebuah destinasi atau sekadar melewati destinasi tersebut, pasti tak jarang anda menyempatkan diri untuk berpose dengan latar belakang landmark (tengara) dari destinasi tersebut. Contohnya jika anda bertamasya ke kawasan Monumen Nasional Jakarta, maka sudah pasti anda akan berfoto dengan latar belakang tugu Monas. Begitu pula jika anda melancong ke titik nol kilometer di pulau Sabang, sudah pasti tugu Titik Nol akan jadi latar foto anda. Nah, tahukah anda tengara apa yang paling kondang se-Indonesia? Jika anda ingin tahu, baru-baru ini situs tripadvisor merilis 10 tengara terpopuler di Indonesia/ 10 landmark wisata paling populer (2016) hasil pilihan para pengguna situs tersebut atau yang sering disebut Tripadvisor Travellers’ Choice Award. Apa saja 10 tengara itu?

1. Pura Tanah Lot, Bali
Memang tidak bisa dipungkiri jika Pura ini sudah menjadi salah satu ikon pariwisata di Bali sejak dulu kala. Sejak pura belum terkena abrasi pun, lokasi ini sudah dijadikan destinasi utama para pelancong dari seluruh dunia. Belum lagi aneka destinasi lain yang tak kalah ikonik dibandingkan Pura Tanah Lot seperti pura Ulun Danu, GWK, Pura Besakih, dll. Sepertinya pulau Bali memang punya segudang tengara.

Sebuah sore yang mendung di Pura Tanah Lot
Sebuah sore yang mendung di Pura Tanah Lot

2. Candi Borobudur, Magelang
Yang satu ini memang sudah terkenal dari dulu dan sepertinya sampai kapan pun, mungkin candi Buddha terbesar di dunia ini akan terus menampilkan pesonanya dan mengundang decak kagum para pejalan akan mahakarya nenek moyang orang nusantara. Selain sebagai obyek wisata, candi Borobudur juga sebagai tempat ibadah agama Buddha termasuk menjadi pusat perayaan waisak setiap tahunnya. Tak jauh dari candi pun juga terdapat destinasi menarik seperti Bukit Punthuk Setumbu, Gunung Andong, Gardu Pandang Ketep atau air terjun Sekar Langit.

Borobudur
Borobudur

3. Candi Prambanan, Sleman dan Klaten
Candi yang satu ini juga menjadi idola para wisatawan untuk dijadikan kenang-kenangan dalam bingkai foto. Candi Prambanan merupakan candi Hindu yang terletak di dua wilayah, kabupaten Sleman (DIY) dan Klaten (Jateng). Bentuk arsitektur yang megah menjadikan Prambanan sangat indah apalagi di malam hari. Anda juga bisa menyaksikan sendratari Ramayana di panggung terbuka dengan latar candi Prambanan yang bertaburan cahaya. Selain itu, di sekitar Prambanan masih banyak candi kecil yang harus anda kunjungi seperti candi Plaosan, candi Abang, candi Ijo, candi petilasan Ratu Boko, candi Kalasan, candi Sari, candi Barong, atau candi Sambisari yang terletak di dekat bandara Adi Sucipto Sleman.

Salah satu fragmen Hanoman bertarung dengan anakbuah Rahwana di pementasan sendratari Ramayana di Prambanan
Salah satu fragmen Hanoman bertarung dengan anakbuah Rahwana di pementasan sendratari Ramayana di Prambanan

4. Pura Luhur Uluwatu, Bali
Seperti yang saya bahas di point pertama, pulau Bali memang seakan tak ada habisnya. Pura Uluwatu yang terletak di ujung selatan pulau sudah pasti menjadi daya tarik para pejalan internasional dan lokal karena keindahan tebingnya, mentari terbenam dan tentu saja pementasan tari Kecak saat senja. Jika anda ke mari, hati-hati membawa asesoris karena kera-kera yang ada di situ suka mengambil asesoris milik pejalan seperti kacamata, ponsel, topi hingga dompet.

5. Tirta Gangga, Bali
Taman air Tirta Gangga sangat menyejukkan hati dan pikiran karena berada di sini terasa sangat menyegarkan. Terletak di kabupaten Karangasem, Tirta Gangga juga menjadi destinasi utama pelancong yang berlibur di pulau Dewata.

6. Kapal Selam USS Liberty, Tulamben Bali
Bali dan Bali lagi. Kali ini adalah spot selam berupa kapal Amerika yang karam di laut Tulamben. Menurut salah satu pengunjung tripadvisor bernama Mizumii, anda dapat menyelam dan bermain bersama ikan di sini. Menurutnya,

“Tulamben merupakan spot diving yang luar biasa, banyak terumbu karang dan ikan warna-warni, kondisi nya masih alami dan terawat”

7. Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh
Berbicara mengenai destinasi di bumi Nanggroe, maka tak bisa lepas dari keberadaan Masjid yang sangat anggun bernama Masjid Raya Baiturrahman. Berada di sini kadang membuat saya sedih karena peristiwa tsunami namun masjid yang berdiri tegak ini seakan memberi pesan bahwa semua harus tetap tegar dan move on meski kesedihan sulit untuk dihapuskan.

Saya pernah ke sini tahun 2006 serta 2009, dan saya ingin kembali lagi ke Banda Aceh untuk bertamasya kuliner kopi Aceh dan mie Aceh. Selain itu, jika anda ke Banda Aceh, sekalian bisa mengunjungi museum Tsunami dan juga mampir ke Sabang. Akan lebih bagus jika anda mampir ke Takengon, Tapak Tuan, Meulaboh, Calang yang penuh pesona. Saya jadi ingin ke Aceh 🙂

Masjid Raya Baiturrahman
Masjid Raya Baiturrahman

8. Candi Tirta Empul, Bali
Kedamaian dan ketenangan mungkin menjadi daya tari candi Tirta Empul yang terletak di Tampaksiring, Bali. Karena area suci, maka memasuki candi ada batasan dan aturannya meskipun pada intinya siapa pun boleh memasukinya jika mengikuti aturan adat yang berlaku. Mendengarkan air mengalir ke kolam pemandian menjadi alternatif menenangkan pikiran salbil menikmati udara sejuk khas Tampaksiring.

9. Pertapaan Carmel OCD, Lembang, Bandung
Entah sengaja atau tidak, sepertinya tengara populer tahun ini sangat bernuansa Pancasila. Bagaimana tidak, setelah candi Budha, candi Hindu atau Pura, tengara terpopuler ke-9 adalah tempat ziarah Katholik. Keheningan dan udara sejuk Lembang menjadi alternatif wisata rohani buat umat Katholik.

10. Pura Lempuyang, Karangasem Bali
Posisi ke-10 ditutup oleh Pura Luhur Lempuyang. Sebenarnya di kawasan Pura Lempuyang terdapat pura lain yang totalnya berjumlah tujuh pura. Ada perlu treking beberapa kilometer untuk mencapai pura ini dan konon dari puncak, anda dapat menikmati mentari terbit dan panorama gunung Agung. Menurut pengunjung tripadvisor bernama Made P,

“Dikawasan bukit Lempuyang terdapat beberapa Pura. Paling bawah ada Pura Penataran Agung. Yg mana memiliki view Gn. Agung dan bila cuaca cerah panoramanya sangat indah. Diatasnya ada beberapa Pura lg spt Pura Telaga Sawan, Pura Madya, Pura Pucak Bisbis, Pura pasar Agung dan di puncaknya terletak Pura Luhur Lempuyang. Perjalanan ke Pura-pura tersebut ditempuh dgn berjalan kaki. Jika hendak Sembahyang ato wisata ke Pura Lempuyang disarankan utk berangkat pagi hari agar tidak kemalaman.”

Itulah landmark wisata paling populer tahun ini. Sudahkah anda melancong ke salah satu destinasi diatas?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *