Kaziuko Muge: Festival Musim Semi Lithuania

Festival berbentuk bazar, pasar tiban, atau pasar malam ternyata tak hanya ada di negeri kita saja. Di benua eropa pun ternyata masih ada tradisi semacam itu. Salah satunya adalah di negara Lithuania. Menjelang musim semi yang dimulai pada bulan Maret, dan tentunya sudah ditunggu oleh semua orang yang sudah ‘cukup menikmati’ kedinginan musim dingin. Festival musim semi, begitulah kira-kira jika dideskripsikan dalam bahasa kita, sedangkan dalam bahasa lokal disebut Kaziuko Muge. Hampir semua kota di Lithuania mengadakan festival ini yang berlangsung selama tiga hari, 4 – 6 Maret 2016, dan yang paling besar adalah di ibu kota, Vilnius. Bagaimana penampakan Kaziuko Muge, Festival Musim Seminya Lithuania? Berikut liputan singkatnya.

Tak sekadar penyambutan musim semi, festival Kaziuko Muge ternyata memiliki sejarah panjang. Kaziuko Muge disebut juga Saint Casimir Fair karena dilaksanakan pada minggu terdekat dengan perayaan hari raya Santo Kasimirus pelindung negara Lithuania. Sudah dilaksanakan sejak awal abad ke-17 dan pada praktiknya berisi kesenian rakyat dan bazar kerajinan cukup besar di Vilnius. menariknya, bazar ini dilaksanakan secara besar-besaran di dalam kawasan kota tua Vilnius. Tak pelak, kota tua pun ditutup dari akses kendaraan dan hanya dikhususkan untuk pejalan kaki dan para pedagang yang mendirikan tenda. Dari pagi sampai malam, Kaziuko tak terlihat sepi pengunjung meski cuaca masih dingin.

Pada perjalanannya, Kaziuko muge tak hanya diisi dengan bazar, tatapi telah berkembang menjadi pesta seni dengan aneka atraksi seni yang ditampilkan di dalamnya. Tentunya seni tradisional yang dikenal dengan istilah folk art semacam musik, tari, pertunjukan teater. Tak mengherankan jika gelaran ini menarik puluhan ribu pengunjung dan pejalan internasional. Dengan populasi sekitar 540 ribuan penduduk, Vilnius yang biasanya sepi menjadi padat manusia. Selain itu, banyak pula pengrajin dari seluruh Lithuania serta dari negara-negara tetangga seperti Latvia, Rusia, Estonia, Belarusia dan Polandia. Aneka produk dijajakan di sini seperti alat-alat dapur dan rumah tangga, aneka makanan tradisional, suvenir dan kerajinan tangan, bir lokal, dan tak ketinggalan warung tenda bak di trotoar Indonesia.

Berikut foto-fotonya:

Salah satu jenis suvenir yang dijajakan
Salah satu jenis suvenir yang dijajakan

Bunga bunga kering yang biasanya digunakan pada perayaan Minggu Palma
Bunga bunga kering yang biasanya digunakan pada perayaan Minggu Palma

Aneka biskuit lucu menyambut musim semi
Aneka biskuit lucu menyambut musim semi

Aneka alat dapur khas Lithuania yang terbuat dari kayu
Aneka alat dapur khas Lithuania yang terbuat dari kayu

Pentas tarian tradisional khas Lithuania. Namun sayang hanya orang tua yang mementaskannya. Sepertinya generasi muda tidak tertarik pada kesenian tradisional.
Pentas tarian tradisional khas Lithuania. Namun sayang hanya orang tua yang mementaskannya. Sepertinya generasi muda tidak tertarik pada kesenian tradisional.

Warung tenda yang jualan bir dan wine hangat.
Warung tenda yang jualan bir dan wine hangat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *